youtube collection
Membeli
rumah pertama kali? simak ulasannya ya gaess....
1.Bersihkan Rekam Jejak Kredit
Rekam jejak kredit pasti akan ditelusuri oleh
pihak bank saat Anda mengajukan aplikasi KPR. Jadi langkah penting yang harus
dilakukan sebelum mengajukan aplikasi KPR, yaitu menjaga pola pembayaran semua
tagihan. Tips penting adalah dua tahun sebelum aplikasi pengajuan KPR diterima
bank.
2.Jaga Alur Rekening
Hindari terlalu sering memindahkan uang
antarrekening, karena pihak bank akan mempertanyakan hal tersebut. Meskipun
bukan isu besar, tetapi bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan akhir
pengajuan Anda. Jadi apabila beberapa tahun ke depan Anda berencana membeli
rumah dengan sistem KPR, sebaiknya jaga alur rekening dari sekarang.
3.Pertimbangkan Besaran Uang Muka
Bank Indonesia (BI) saat ini sudah memberi
kewenangan kepada pihak bank dalam menentukan besar uang muka alias down
payment (DP). Jika mempunyai dana lebih, maka enggak ada salahnya untuk
memaksimalkan DP. DP maksimal bisa memperkecil jumlah angsuran setiap bulannya.
Dengan begini akan lebih ringan ke depannya, bukan?
4. Rekam Jejak dalam Karir
Ingat, konsistensi dalam rekam jejak karir juga
mempengaruhi penilaian saat mengajukan KPR. Nah, untuk memperbesar peluang
pengajuan KPR diterima, setidaknya Anda sudah bekerja selama dua tahun di satu
perusahaan. Sering berpindah kerja dengan status karyawan yang tidak menentu
bisa memperkecil peluang tersebut.
5. Kenali Kondisi Keuangan
Sebelum benar-benar
mengajukan KPR, coba diskusikan terlebih dahulu dengan pihak bank.Hitung dengan
seksama berapa besaran DP dan cicilan per bulan yang harus kamu bayar Lalu jangan lupakan soal
panjang tenor atau jangka waktu pelunasan kredit, karena ini juga akan
mempengaruhi jumlah angsuran.
Ingat, bukan hanya dana untuk DP
dan angsuran yang perlu Anda pikirkan. Selain itu, juga dana untuk membeli isi
rumah.
Anda tidak mungkin menjalani
kehidupan dengan baik di rumah yang kosong, kan? Pasalnya kebutuhan tidak akan
terpenuhi.
Prioritaskan untuk membeli isi
rumah yang sangat diperlukan, akan lebih baik apabila dibuat list-nya.
Survei Lingkungan Rumah
Sudah mencari hunian secara online,
lalu menemukan pilihan yang klik? Maka langkah selanjutnya adalah survei.
Saat melakukan survei berarti Anda
harus turun langsung ke lapangan untuk mengamati dan mempelajari lingkungan
rumah.
Perhatikan seperti apa tempat
tinggal Anda, tetangga, dan sebagainya agar mudah beradaptasi ke depannya.
Pilih Rumah yang Sesuai Kebutuhan
Siapa sih yang
tidak ingin tinggal di rumah yang besar dan bagus? Ini adalah impian setiap
orang.
Namun saat membeli rumah pertama
dengan sistem KPR tentu akan lebih bijaksana apabila memilih yang sesuai
kebutuhan.
Ingat, rumah besar dan bagus bukan
berarti lebih baik. Jadi, jangan terpaku dengan kategori ini.
Baca Kontrak dengan Cermat
Saat membeli rumah, baik yang
pertama atau kedua dan seterusnya, Anda harus sangat cermat dalam membaca
berbagai kontrak.
Kontrak tersebut bisa berupa
surat-surat atau dokumen penting dari bank atau agen penjual rumah.
Jika ada istilah yang tidak
dimengerti, maka tanya hingga semuanya jelas dan bisa dipahami oleh Anda.
Hindari Membeli Rumah karena
Faktor Emosional
Tips membeli rumah pertama dengan
sistem KPR yang terakhir, yaitu hindari membeli karena emosi.
Tips yang satu ini memang terdengar
sepele, tetapi tidak kalah penting dari tips lainnya.
Ingat, hal yang sedang Anda beli
adalah rumah. Jadi usahakan jangan terpikat oleh hal-hal emosional.
Itu dia 10 tips membeli rumah
pertama dengan sistem KPR. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda
sebagai first time buyer.

Komentar
Posting Komentar